Kota, KORSUM.NET - Meski baru sebatas isu terkait dugaan pungli dalam pelantikan 565 guru Sekolah Dasar (SD) dan 72 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) promosi dan rotasi penugasan guru menjadi kepala sekolah di Sumedang terus bergulir dan mendapat sorotan banyak pihak salah. Ketua komis I DPRD Kabupaten Sumedang Asep Kurnia meminta  kasus tersebut ditangani secara serius oleh pihak berwenang.

"Terhadap kasus tersebut untuk segera dilakukan pendalaman oleh Inspektorat supaya pelantikan kepala sekolah yang dilakukan kemarin itu bisa bersih dari yang melanggar perundang-undangan, "Jelasnya saat dihubungi Selasa 11 Desember 2019.

Diakatakan, meski baru sebatas isu dan belum tentu kebenarannya namun itu bisa menjadi informasi awal bagi pihak-pihak yang berwenang.

"Baru isu dan belum tentu kebenarannya tapi itu dapat menjadi informasi awal untuk inspektorat sebagai pengawas internal untuk melakukan pendalaman sejauh mana kebenarannya lalu ada ngga hal-hal yang dilanggar pada waktu pelantikan kemarin," Tuturnya

Lebih jauh ia mengatakan, jika isu tersebut terbukti  maka ada unsur pidananya. "Ya kalau memang ada unsur penyuapan itu ranah hukum pidana, tapi harus dibuktikan unsur unsurnya," pungkasnya.

Dikonfirmasi Korsum.net kepala dinas  Pendidikan  Agus Wahidin sedang tidak ada ditempat. Menurut keterangan stafnya ia sedang ada kegiatan di GN (Gedung Negara).