Deni Rifdriana (Kadis PUPR Sumedang)

Kota, KORSUM.NET - Kepala Dinas PUPR, Deni Rifdriana membantah atas tuduhan dirinya selalu minta setoran uang dari setiap kegiatan di lingkungan Dinas PUPR. Bahkan, Deni menyebut, tak pernah terima sepeser pun uang jatah dari setiap kegiatan tersebut.

"Tidak ada setoran, sama halnya dengan pak Sujatmoko tidak sama sekali ada setoran meskipun banyak kegiatan disetiap bidang. Justru saya selalu menghindar dari hal-hal seperti itu, " tandas kadis, saat ditemui Korsum.Net di ruang kerjanya, Selasa (3/12/2019).

Sebab, lanjut dia, harus bisa menjaga nama baik sesuai arahan bupati yang jelas-jelas melarang istilah setoran ke kadis dari kegiatan di Dinas PUPR.

"Saya bekerja lurus tidak ada istilah setoran dari para pemborong. Apalagi  masing-masing kegiatan ada PPK-nya, dan semuanya urusan PPK," katanya lagi.

Sebelumnya, entah rumor atau mungkin isu, namun yang jelas jadi bahan perbincangan para pekerja (PNS) di lingkungan Dinas PUPR bahwa kadis (Deni Rifdriana) selalu minta  setoran uang kegiatan.

Lain dulu lain sekarang. Artinya di jaman kadisnya Sujatmoko, tidak pernah ada istilah setoran uang ke kadis dari kegiatan. Namun lain halnya dengan kadis sekarang (Deni Rifdriana) salalu minta setoran dari setiap kegiatan.

"Bahkan baru-baru ini, seharusnya HUT Dinas PUPR dirayakan, yang namanya HUT ini tidak dirayakan. Saya tidak mengerti mengapa begitu?," ujar seorang PNS Dinas PUPR yang tidak disebutkan namanya.**