Kota, KORSUM.NET - Untuk  mengapresiasi dan memotivasi peran aktif para kader pajak, wajib pajak, penggerak taat pajak dan pemerintah kecamatan. Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang menyelenggarakan Gebyar Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2019, yang dilaksanakan Graha Asia Plaza Sumedang, Rabu (11/12).

Berbagai kriteria penghargaan diberikan pada acara tersebut,  diantaranya penghargaan untuk Wajib pajak hotel, wajib pajak restoran dan wajib pajak hiburan. Diserahkan pula penghargaan untuk Wajib Pajak BPHTB kepada tiga notaris dan tiga orang camat selaku Pejabat Pembuat Akta Sementara.

Sementara itu dari seluruh desa se-Kabupaten Sumedang, terdapat 48 Kepala Desa dan 252 kolektor PBB P2 yang masuk nominasi dan berhak untuk diundi sebagai pemenang hadiah umroh.

Hadiah umroh tanpa diundi khusus diberikan kepada Kepala Desa Buanamekar Kecamatan Cibugel, berdasarkan kriteria pelunasan PBB P2 tercepat.

Dimana target PPB Desa Buanamekar yang mencapai Rp.64 juta, mampu dilunasi pada bulan April 2019. Sehingga dengan capaian tersebut, Kades Buanamekar mendapatkan hadiah umroh tanpa melalui pengundian. Seperti desa lainnya yang masuk nominasi.

Kepala Bappenda H. Ramdhan Ruhendi Dedi mengatakan, pendapatan daerah merupakan sumber pembiayaan pembangunan di Kabupaten Sumedang.

Adapun sumber pendapatan daerah tersebut, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Pajak Bumi dan Bangunan, dan dari  lain-lain.

"Sebagaimana diantur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, sumber pendapatan asli daerah (PAD) tersebut dari pajak daerah, definitisi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah," ucapnya.

Untuk capaian PAD selama 3 tahun terakhir, sambung Ramadhan, mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dimana pada tahun 2018 mencapai Rp. 464 miliar dan pada tahun 2019 ini sebesar Rp. 525 miliar.

"Dan nanti tahun 2020, kita menargetkan sebesar Rp. 553 miliar lebih. Saya mohon doa dan dukungannya, agar target tersebut bisa tercapai," ujarnya.

Sementara capaian pajak daerah selama tiga tahun terakhir, dimana pada tahun 2017 sebesar Rp.143 miliar, tahun 2018 Rp.181 miliar, ahun 2019 Rp. 230 miliar, sedangkan target lebih di Tahun 2020 Rp. 273 miliar.

"Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga terus mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2017 target hanya Rp. 27 miliar, kemudian Tahun 2018 Rp. 40 miliar, dan Tahun 2019 menjadi Rp. 57 miliar. Dan pada tahun 2020 nanti, menjadi Rp. 65 miliar," ungkap Dedi.

Masih kata Ramdhan, untuk upaya peningkatan kualitas peningkatan pajak, pemerintah juga sudah  menggunakan sistem aplikasi pajak online. Dimana pemasangan alat perekam tersebut sebagai data transaksi yang disimpan di tempat makan, hiburan dan parkir atau Mall di Kabupaten Sumedang.

"Untuk itu, dalam rangka memberikan retribusi ke kecamatan, desa dan kelurahan, Pemerintah Kabupaten Sumedang mengapresiasi dengan piagam penghargaan dan hadiah kepada wajib pajak dan taat pajak," tandasnya.

Sementara Wakil Bupati H Erwan Setiawan mengatakan, dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, pemerintah daerah dilengkapi dengan seperangkat kemampuan pembiayaan yang bersumber dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

"PAD yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah memiliki peran yang cukup penting dalam menentukan kemampuan daerah menjalankan roda pemerintahan daerah dan program-program pembangunan di daerah," ujarnya.

Penerimaan PAD merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang cukup potensial dan perlu digali serta dikelola secara intensif agar diperoleh penerimaan yang optimal.

"Oleh karena itu, kita harus lebih meningkatkan intensifikasi penerimaan pajak daerah melalui upaya yang salah satunya adalah meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam pengelolaan pajak daerah. Saya juga apresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat atau wajib pajak yang telah taat dan patuh dalam memenuhi kewajibannya." tandasnya. **