Kota, KORSUM.NET - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Kabupaten Sumedang menyatakan, ketersediaan Sembilan Kebutuhan Bahan Pokok (Sembako) termasuk gas LPG 3 kilogram untuk hari Natal dan Tahun Baru dijamin aman.

Termasuk harganya baik Sembako maupun LPG untuk sementara ini dinyatakan masih stabil. Demikian kata Kabid Perindustrian Disperindag Sutisna saat menggelar Jumpa Pers kemarin di IPP, Rabu (18/12).

"Hanya ada dua komuditas terjadi perbedaan harga yakni harga telur ayam dan cabe rawit. Di minggu kemarin, harga telur ayam sekitar 25 ribu rupiah perkilogram, namun Minggu ini terjadi kenaikan menjadi 26 ribu rupiah perkilogram," sebutnya.

Harga cabe rawit naik cukup signifikan, lanjut dia, Minggu kemarin ada di kisaran harga 40 ribu rupiah perkilogram, tapi kini menjadi 50 ribu sehingga ada kenaikan 10 ribu rupiah perkilogramnya. Namun dipastikan dalam minggu ini ada penurunan dari harga itu.

Sutisna juga mengatakan, Disperindag sudah lakukan monitoring dan evaluasi bersama Polres dan Satpol PP ke pasar modern terkait produk yang sudah kadaluarsa dan tidak layak jual. Produk yang kadaluarsa tersebut sudah ditarik dari peredaran.

"Termasuk monitoring dan koordinasi dengan pihak terkait distribusi gas LPG. Sehingga untuk persediaan Tahun Baru dan Natal gas LPG 3 kilogram itu dinyatakan aman karena terus dilakukan pengawasan, jangan sampai terjadi kelangkaan terhadap LPG 3 kilogram tersebut," tuturnya.

Sebelumnya Sekda Herman Suyatman mengatakan, liburan panjang Tahun Baru dan Natal untuk konsumsi masyarakat dipastikan meningkat karena tradisi tahunan yang berdampak pada kelangkaan Sembako akan menyulitkan masyarakat.

"Harus jadi catatan Disperindag, jangan sampai ada kejadian kelangkaan sembako terutama gas LPG 3 kilogram yang kerap kali hilang dari peredaran karena mekanisme pasar yang tidak berjalan seimbang," tandasnya.

Oleh sebab itu lanjutnya, untuk Sembako harus dipersiapkan dari sekarang termasuk Bulog agar memastikan pasokan sembako di pasar, baik stok barang maupun harga harus tetap stabil dan terkendali  sehingga harus lakukan kroscek atau sidak ke setiap pasar.**