Cimalaka, KORSUM.NET - Pernyataan 2 staf Humas PT. Cipta Karya Jabar Tol (CKJT) cukup mengejutkan warga Desa Mulyasari Kecamatan Sumedang Utara disaat mereka mendesak minta segera dibayar Desember ini terhadap lahan yang sudah 10 bulan terkatung-katung tidak jelas kapan dibayar.

Staf Humas CKJT, Asep dan Fadli menyebut, untuk pembayaran warga Desa Mulyasari masih ada pengkajian dan pertimbangan terhadap lahan yang diajukan minta dibayar. Apakah lahan itu di dalam Men-Roaw atau diluar Men-Roaw?.

Meskipun diakui dokumen SPP dari PPK sudah diajukan ke CKJT dari Agustus lalu, bahkan sudah diproses administrasi oleh pihak Bank. Namun CKJT belum bisa memastikan atas pembayaran lahan warga desa tersebut.

"Dibayar pasti dibayar. Cuma kami tidak berani menjanjikan hari dan tanggalnya karena keputusannya ada di Direktur Utama di Jakarta. Dan hingga saat ini masih menunggu keputusan itu," tandas Humas CKJT di kantornya, Senin (16/12).

Disebutkan, CKJT merupakan badan usaha jalan Tol Cisumdawu yang diberi tugas oleh pemerintah mendanai dari dana talang untuk pembebasan lahan yang kena Tol Cisumdawu. Namun keluarnya dana tersebut harus sesuai mekanisme.

Kata dia, sebenarnya ada uang untuk bayar pembebasan itu, namun urusan pinjaman CKJT ke Bank belum selesai karena ada bunga yang harus bayar pada bulan ini. Sedangkan uang untuk bayar bunga Bank tersebut masih ada di Elman yaitu lembaga aset negara.

Ditempat yang sama, PT. CKJT 'diontrog' puluhan warga Desa Mulyasari karena dinilai lamban dalam menyelesaikan pembayaran ganti-rugi lahan yang sudah 10 bulan sejak di PH (Pelepasan Hak) masih tak kunjung  dibayar.

"PH ke 1 April 2019 lalu sebanyak 172 warga, namun sejauh ini belum ada pembayaran terhadap lahan yang sudah di PH. Bahkan belum tuntasnya pembayaran PH ke-1, datang lagi PH ke-2 pada Oktober 2019 sebanyak 71 warga," tutur Hana warga Mulyasari ketika mendatangi kantor CKJT.

Musim hujan saat ini, OTD Tol direpotkan oleh banjir lumpur tanah merah hingga masuk ke pemukiman warga. Alasan tersebut, lanjut dia, warga mendesak CKJT segera lakukan pembayaran lahan agar warga bisa pindah.**