Kota, KORSUM.NET - Wisata baru di daerah Sumedang Selatan tepatnya di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Gunung Pelasari, yang berpotensi dalam mendongkrak para wisatawan lokal maupun non lokal yang akan berpengaruh terhadap roda perekonomian warga setempat dan menjadi peluang besar dalam meningķatkan PAD.

"Kami mulai menata Gunung Pelasari ini di pertengahan tahun 2018 kemarin. Hanya berlima, saya dan ketua RW serta para RT di lingkungan Sindangpalay Kelurahan Pasanggarahan Baru.

Kami terus menatanya karena di Gunung Pelasari ada potensi yang luar biasa yang harus di bangkitkan," ujar ketua Kelompok Penggerak Parawisata (Kompepar) Gunung Pelasari (Gupal) Ade Kohar, Saat dikonfirmasi Media ini, Selasa (10/12).

Potensi tersebut, kata Ade, dari mulai alam yang asri dan sejuk, serta didukung dengan gua peninggalan jaman Belanda, ada 27 gua yang ada dan semuanya keberadaan gua tersebut mengelilingi puncak Gupal.

"Gua tersebut dibangun ketika jaman Belanda, ada gua untuk penyimpanan senjata, logistik dan tempat para tahanan. Tempat yang pas untuk wisata kuliner karena dengan aroma alam yang menyejukan. Tidak hanya wisata kuliner saja, ada juga wisata religi," ungkapnya.

Ia melanjutkan, untuk saat ini, Gupal perlu penanganan yang lebih serius dari Pemkab Sumedang, karena masih banyak yang harus di bangun. Saat ini, fasilitas kamar kecil baru satu, kondisi lantai masih tanah merah, intinya masih banyak yang harus di bangun, potensi yang luar biasa Tahura ada di tengah kota Sumedang selain Gunung Kunci.**[Dady]