Kota,  KORSUM.NET - Berawal dari mimpi besar lalu berangkat dari pemikiran dan komitmen bahwa Sumedang ingin 'its the best' (terbaik). Tentu dengan penuh daya upaya yang luar biasa agar Sumedang luar biasa berbeda dari yang lain.

Pernyataan tersebut dilontarkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suyatman, diacara Jumpa Pers dengan sejumlah media di IPP, Rabu (18/12). Sekda ngaku optimis, Sumedang akan jadi kabupaten terdepan di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, bahkan tingkat nasional.

"Alhamdulillah, Sumedang saat ini relatif lebih baik. Kami sangat optimis karena semua berangkat dari pemikiran. Contoh untuk Sakip yang awalnya 48, tapi karena kita komitmen optimis maka sekarang sudah 70," sebutnya.

Untuk pelayanan dasar lanjut dia, Sumedang sudah punya MPP bahkan sudah menggelar rapat koordinasi Optimalisasi MPP. Meskipun diakui masih banyak kekurangan, namun jika dibandingkan dengan 27 kabupaten/kota di Jabar, Sumedang termasuk kabupaten yang bisa memberikan pelayanan terdepan.

Di Jawa Barat ini, hanya Kabupaten Sumedang dan Kota Bogor yang sudah bisa memberikan pelayanan terdepan. Bahkan Sumedang sudah mengajukan 3 unit kerja pelayanan publik untuk raih predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi).

Dijelaskan, baru Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung yang sudah raih predikat WBK, sehingga ke-3 unit kerja pelayanan publik itu sangat dilarang atau tidak boleh ada perilaku korupsi termasuk pungutan liar (pungli).

"Meskipun Sumedang baru tahap belajar bersih - bersih bebas korupsi, tapi Sumedang sudah menuju yang lebih baik. Sehingga jika di temukan masih ada pungli, cepat laporkan untuk segera ditindak tegas karena kita punya tanggungjawab Sumedang harus lebih baik," tandas sekda. **