Kota, KORSUM.NET - Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2019-2023 dibawah pimpinan Hj. Samantha Dewi resmi dilantik oleh Ketua Perwosi Provinsi Jawa Barat R. Giselawati Wiranegara, bertempat di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Jum'at (13/12).

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Perwosi Provinsi Jawa Barat Nomor : 09 Tahun 2019 tentang Pengukuhan Personalia Pelindung Penasehat dan pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2019-2023 dilanjutkan dengan penandatangan berita acara oleh Ketua PERWOSI Jawa Barat dan ketua PERWOSI Kabupaten Sumedang.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang Susi Gantini, Kepala  Disbudparpora Kabupaten Sumedang, Perwakilan Pengurus KONI Kabupaten Sumedang, Pengurus ranting Perwosi  se-kabupaten Sumedang, serta para tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan dalam sambutannya menyampaikan, agar Perwosi dapat menjadi mitra pemerintah daerah dan mampu bersinergi dengan KONI serta Induk organisasi dan cabang olahraga dalam memajukan bidang olahraga di Kabupaten Sumedang.

Dikatakan Wabup, keterlibatan
masyarakat dalam aktivitas pembangunan baik perorangan maupun organisasi memiliki nilai yang sangat penting dan strategis. Hal ini mengingat partisipasi masyarakat menjadi salah satu ujung tombak yang akan menentukan berhasil atau tidaknya sebuah pembangunan.

"Saya menyimpan harapan besar kepada jajaran Perwosi untuk bersama-sama memajukan dunia olahraga di Kabupaten Sumedang untuk ikut mengharumkan nama daerah. Pengembangan dunia olahraga di daerah tidak hanya dilaksanakan oleh Pemerintah daerah saja tetapi menuntut peran dari institusi atau lembaga lainnya,"

Kaitan dengan hal itu, ia pun mengajak segenap pengurus Perwosi untuk menumbuhkan sikap tanggungjawab, kerjasama, serta mengembangkan rasa persatuan dan persaudaraan demi suksesnya pelaksanaan program organisasi sesuai AD/ART.

"Saya ingatkan kembali, Perwosi terus menggali potensi sehingga eksistensinya benar-benar memenuhi harapan semua pihak serta mengubah pandangan tentang kevakuman organisasi selama ini"

Wabup juga berpesan kepada sebagai hendaknya berkorelasi positif untuk meningkatkan prestasi di daerah mengingat peran penting Perwosi yakni mencari bibit bibit unggul terutama dalam mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga sesuai visi perwosi yaitu wanita Indonesia sehat bugar dan cinta olahraga.

"Mungkin tidak semua masyarakat tahu bahwa sepakbola wanita Sumedang pernah menjadi juara nasional. Saya ingin kejayaan ini bisa dikembalikan lagi. Melalui Perwosi, saya harap Perwosi bisa mencari bibit unggul di daerah untuk menjadikan olahraga di Sumedang di segani oleh daerah lainnya,".

Ketua PERWOSI Provinsi Jawa Barat Giselawati yang juga istri mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Perwosi Kabupaten Sumedang yang baru saja dikukuhkan dengan harapan kepengurusan ini akan lebih bersemangat dalam meningkatkan kegiatan olahraga di Kabupaten Sumedang.

"Perwosi sebagai organisasi wanita olahraga, anggotanya secara sukarela membaktikan dirinya untuk suatu tujuan bersama menjadikan wanita sehat dan bugar untuk membentuk keluarga sejahtera dan cinta olahraga. Oleh karena itu, saya berharap pengurus baru dapat bekerjasama untuk mewujudkannya" ungkapnya.

Dijelaskan Giselawati, pengukuhan pengurus merupakan penyegaran pengurus Perwosi agar lebih menggalakan kegiatan olahraga di kabupaten Sumedang juga untuk mengolahragakan wanita dalam rangka mendukung terwujudnya masyarakat sehat dan berpribadian sesuai karakter bangsa Indonesia.

"Saya menyadari memang tidak mudah melaksanakannya dengan keterbatasan dana, sarana dan prasana.  Tetapi saya yakin, Perwosi Kabupaten Sumedang Sumedang bisa mengatasi hal tersebut"

Lebih lanjut ia Giselawati menyampaikan hasil dari Rakernas Perwosi yang telah  dilaksanakan beberapa bulan yang lalu, antara lain, pertama terkait rekomendasi dari KONI untuk kepengurusan provinsi sedangkan pelantikan kabupaten/kota oleh ketua Perwosi  provinsi, kegiatan perwosi mengutamakan perempuan dan anak, kemudian untuk seragam organisasi diperkenankan menggunakan sepatu olahraga.

Ia  menambahkan, sesuai arahan ketua umum,  Perwosi tidak harus sebagai penyelenggara kegiatan tetapi bisa bekerjasama organisasi untuk mengikuti kegiatan. Lebih lanjut Giselawati mengingatkan kepada pengurus Perwosi kabupaten Sumedang apabila masa bakti  6 bulan berakhir agar segera melaksanakan musyawarah Kabupaten dan menyiapkan maka pengurusan yang baru.**