Kota, KORSUM.NET  - Sudah Dua kali pembangunan perumahan di Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang longsor sehingga membanjiri jalan Sumedang-Wado dengan ketinggian tanah melebihi 20 cm.

"Siapa yg bertanggung jawab ? Perijinan kah ? Mari kita lihat proses perijinan walaupun dengan sistem online hanya sebuah alasan padahal  rekomendasi tetap dilakukan secara manual, "kata Abah Jip sebagai Pemerhati Kebijakan Aparatur Pemerintah  saat dikonfirmasi Media ini, Rabu 22/1/2020.

Ketika tahapan rekomendasi diminta, kata Abah Jip, oleh perijinan ke setiap SKPD yang terkait maka semestinya di lakukan pengecekan kelapangan.

"Walau pun dilakukan ekspos di kantor Perijinan hanya melaksanakan tahapan aturan (Ceuk basa sunda mah puraga tanpa kadenda). Dimana hasil nya jadi acak kadut. Tentunya tahapan proses ijin tersebut patut dipertanyakan, apakah sudah berijin atau memang tahapan ijin sedang berproses tapi aktivitas sudah dilakukan?,"ungkapnya.

Ia melanjutkan, bagaimana dengan ijin warganya?, cobalah untuk bertindak lebih tegas untuk mengatasi hal tersebut, apakah dengan adanya hujan deras kembali akan longsor Lagi?, atau akan ada pembiaran?, kejadian dua kali longsor warga sekitar dirugikan dan pengguna jalan pun sama halnya karena jalan jadi licin harus ekstra hati hati.**