Kota, KORSUM.NET - Viralnya video longsor disalahsatu lokasi tambang pasir, di Desa Cibeureum Kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang di Media Sosial Whatsapp. Disikapi jajaran Polres Sumedang, dengan langsung melakukan pengecekan dengan mendatangi lokasi tambang pasir yang viral mengalami longsor tersebut, pada hari Minggu (5/1), sekira pukul 16.00 WIB.

"Setelah dilakukan pengecekan, memang benar kejadian itu dilokasi galian pasir milik Jaya Prima Utama (JPU), dan kami telah mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi. Tetapi walaupun viralnya hari ini, ternyata waktu kejadian longsor bukan pada hari ini melainkan terjadi pada Jum'at (3/1) lalu sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana melalui siaran persnya kepada sejumlah wartawan.

Adapun kejadian tersebut, sambung Kapolres, yaitu murni dilakukan oleh pekerja tambang yang bertujuan untuk memudahkan proses pekerjaan penambangan.

"Jadi ini, bukanlah bencana alam seperti yang diviral di masyarakat. Sementara panjang tebing yang longsor sekitar 10 meter dengan ketinggian 15 meter," ujarnya.

Kapolres menambahkan, dalam kejadian tersebut, tidak ada kerugian, baik korban jiwa ataupun kerugian materil.

"Waktu pengecekan ke lokasi tambang, si pemilik tidak ada di lokasi. Dan menurut para pekerja memang ini disengaja untuk mempermudah proses penambangan," tandasnya. **