Kota, KORSUM.NET - Randi Naufal Putra selaku Management PT. Amanah Merak Investama yang merupakan pengembangan Perumahan Rancamulya Residence, mengaku ditipu oleh seorang penelpon yang mengaku sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, Bambang Riyanto.

Penelpon yang mengaku sebagai Kasatpol PP tersebut, meminta uang untuk keperluan jamuan dan uang rokok pada acara Jumpa Pers, hingga mencapai Rp. 25 juta.

"Iya, tadi sekira Pukul 13.30 WIB, saya kedatangan seorang tamu yang bernama Randi Naufal Putra selaku Management PT. Amanah Merak Investama. Dimana yang bersangkutan mengaku mendapatkan telepon dari seseorang yang mengatasnamakan Kasatpol PP dan meminta sejumlah uang untuk keperluan jamuan dan jumpa pers, dengan jumlah uang mencapai Rp.25 juta," kata Kasatpol PP Kabupaten Sumedang, Bambang Riyanto pada Korsum.net, Jumat (24/1) sore.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, dari keterangannya, korban pertama kali menerima telepon dari orang tersebut pada hari Kamis 23 Januari 2020 sekira pukul 09.00 WIB. Setelah mendapatkan telepon tersebut, korban langsung konfirmasi ke Direktur PT. Amanah Merak Investama, dan di hari yang sama sekitar pukul 13:32:18 WIB, pihak keuangan PT tersebut langsung mentransfer sejumlah uang ke Rekening Bank BTN atas nama IRENE DYAH SEKARLANG Dengan No. Rekening 31301500014114 Sebesar Rp.10 juta.

"Dihari yang sama juga sekitar pukul 13:43 WIB,  pihak keuangan PT kembali mentransfer uang ke rekening yang sama dengan jumlah Rp.5 juta. Jadi di hari Kamis itu sudah Rp.15 juta mereka transfer ke penipu yang mengatasnamakan saya itu," terang Bambang.

Tidak sampai disitu, imbuh Bambang, pada hari ini juga sekira Pukul 08.30 WIB, Korban kembali menerima telepon yang sama dan masih mengaku sebagai Kasatpol PP. Dan kembali meminta uang sebesar Rp. 10 juta lagi. Dan sekira pukul 10:45:56 WIB, pihak keuangan kembali mentransfer uang ke nomor rekening dan nama yang sama sebesar Rp.10 juta lagi.

"Jadi si penipu berhasil mengelabui korban atau PT Amanah Merak Investama Rp.25 juta. Dari orang yang mengaku sebagai Kasatpol PP Kabupaten Sumedang. Dan setelah dilakukan pengecekan oleh PT Amanah Merak Investama ke Bank BTN, pelaku mengambil uang hasil penipuannya di daerah Pluit Jakarta," ujarnya.

Bambang menegaskan, kalau dirinya tidak pernah menelepon untuk meminta uang kepada siapapun, terlebih terhadap pengembangan.

"Atas kejadian tersebut, saya sudah menyarankan juga agar pihak Management melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian," tandas Bambang.**