Cimalaka, KORSUM.NET - Dalam upaya memulihkan lahan di Wahana Wisata Cipadayungan Desa Padasari Kecamatan Cimalaka maka forum pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Cimalaka menginisiasi dan mencanangkan Gerakan Peduli Tampomas Rabu (9/1/2020).

Kegiatan itu dibuka Wakapolres Sumedang Kompol Erwinsyah SIK. Dihadiri oleh Bupati Sumedang diwakili Dinas LHK, Wakil wakil pimpinan DPRD Sumedang Titus Diah, Dandim 0610 Sumedang diwakili Kapten Inf Syamsudin Latukau, Danyonif Raider 301/PKS dan Administratur Perum Perhutani KPH Sumedang. Hadir pula para Kepala UPTD, para Kepala Desa, perwakilan Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA, Ketua APDESI Cimalaka, LMDH Padasari, perwakilan para pengusaha dan berbagai unsur lainnya di Kecamatan Cimalaka.

Camat Cimalaka Asep Aan Dahlan mengatakan kegiatan penanaman  merupakan implementasi arahan Pesiden, Kapolri dan Panglima TNI tentang dukungan penghijauan lingkungan. Kemudian, kegiatan ini juga dilaksanakan sesuai arahan Forkopimda Sumedang, mulai dari Bupati, Dandim 0610 dan Kapolres Sumedang.

Dikatakan, adapun maksud dan tujuan kegiatan penanaman ini adalah untuk memulihkan sejumlah titik lahan kritis dan mengajak/memprakasai gerakan penghijauan/reboisasi, khususnya Kecamatan Cimalaka.

Selain itu, menjaga stabilitas sumber mata air di sekitar kawasan Gunung Tampomas karena sebagian besar rumah warganya masih bergantung pada pasokan air dari kaki gunung Tampomas.

"Serta, untuk menjaga wilayah sekitar gunung Tampomas khususnya Kecamatan  Cimalaka agar tetap asri dan terhindar dari bencana alam, baik musibah bencana banjir maupun tanah longsor," ujar Camat.

Asep mengatakan, penanaman Gerakan Peduli Tampomas saat ini merupakan langkah awal dalam rangka memulihkan lahan atau penghijauan di Kecamatan Cimalaka. Saat ini, lebih dari 2000 pohon ditanam di ahan seluas 2 hektar, terutama di lokasi wana wisata Cipadayungan.

"Adapun jenis tanaman yang ditanam yaitu tanaman pohon pinus, pete, durian, nangka dan kemiri," jelasnya.

Adapun, kata dia, kedepan rencananya kegiatan serupa akan terus dilakukan di sejumlah titik yang dinilai perlu untuk dilakukan reboisasi/penghijauan kembali.

"Begitupun dengan lahan yang telah ditanam akan senantiasa dilakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman bersama melibatkan warga sekitar dan para pengusaha galian pasir," pungkasnya.**