Kota, KORSUM - Ketua LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Sumedang Agus Suhendi mengatakan, bahwa ada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Tahun 2018 kemarin. Atas hal tersebut, gedung baru Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) ditemukan kelebihan pembayaran pekerjaan dan pekerjaan tidak lengkap.

“Pembangunan gedung baru Bapenda Provinsi Jabar Cabang Sumedang yang dibangun tahun kemarin tersebut ditemukan dari hasil pemeriksaan BPK RI bahwa ada kelebihan pembayaran pekerjaan hingga tiga ratus juta lebih dan ada pekerjaan tidak lengkap sekitar tujuh juta lebih. Jelas, hal tersebut mengundang pertanyaan, kenapa di saat pembangunan dan hasil pemeriksaan BPK RI selalu saja ada kelebihan pembayaran pekerjaan,”ungkap Ketua LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Sumedang, Agus Suhendi, saat dikonfirmasi media ini, Rabu (15/1/2020) di kediamannya.

Agus menegaskan, pembangunan gedung baru Bapenda Provinsi Jabar Cabang Sumedang tersebut yang dilaksankan tahun kemarin itu baru tahap satu, dimungkinkan akan ada pembangunan lanjutan lagi.

“Terkait dengan temuan hasil pemeriksaan BPK RI itu, kami akan mengawal dan mengawasi dari LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Sumedang. Akan kami pertanyakan dan kedepan kami akan melakukan audensi dengan Bapenda Provinsi Jabar cabang Sumedang, sejauh mana penyelesaiannya terkait dengan hasil temuan tersebut,” tandasnya.

Dikonfirmasi KORSUM.NET, Kepala Cabang Sumedang Bapenda Provinsi Jawa Barat, Enih Sri Murni, mengaku, bahwa dengan temuan hasil pemeriksaan BPK RI tersebut sudah diselesaikan dan sudah ada pengembalian.

“Hal tersebut sebenarnya bukan kapasitas saya untuk menjelaskannya, tapi yang saya tahu temuan itu sudah ada pengembalian, kemarin juga sudah ada dari Inspektorat Provinsi untuk menilai sisa sisanya. Persoalan tersebut sudah ditangani oleh Bapenda pusat dan APIP. Sekali lagi untuk pengembalian sudah diselesaikan,” tandasnya, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2020).

Ia melanjutkan, permasalahan pengembalian itu sudah selesai, adapaun permasalahan lainnya itu sudah dilimpahkan kepada Inspektorat Provinsi dan sekarang sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Provinsi Jawa Barat.**[Dady Supriyadi]