Cimanggung, KORSUM.NET - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur dari sore hari, di Jalan Raya Bandung - Garut tepatnya di kawasan industri pabrik tekstil Kahatex kembali kembali mengalami banjir, Kamis (23/1) malam.

Banjir dengan ketinggian air yang mencapai 50-60 centimeter merendam badan jalan sejauh lebih dari 300 meter, berakibat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya, maupun arah sebaliknya mengalami kemacetan lebih dari 3 kilometer, sehingga ratusan kendaraan terjebak.

Sapik (18) asal warga Kabupaten Banjar mengatakan, Sepeda motornya mogok akibat banjir tersebut.

“Tadi saya dari Bandung mau pulang ke Batulawang Dusun Karang Sari Banjar. Saya pikir banjirnya gak sedalam ini, akibatnya mesinnya kendaraannya terendam dan mogok. Saya gak bisa berbuat banyak," keluh Sapik pada Korsum.net di sekitar pabrik PT Kahatex.

Pantauan Korsum.net dilapangan, ratusan kendaraan roda dua dan empat lainnya, juga tampak mengalami mogok. Sehingga membuat para petugas unit lalu lintas Polsek Cimanggung, Polres Sumedang sibuk mengatur arus lalu lintas.

Sementara itu Kapolsek Cimanggung Kompol Kompol Herdis Suhardiman, mengatakan, banjir  ini kembali terjadi, karena hujan yang mengguyur kawasan ini dari kamis sore.

“Kita terus berupaya, untuk mengatur arus kendaraan, dari arah Bandung menuju Garut, maupun arah sebaliknya,” ucapnya.

Herdis mengimbau, agar para pengguna jalan dari arah Bandung menujut Garut dan Tasikmalaya untuk memutar arah menuju Jatinangor, Simpang, hingga tembus di Parakanmuncang Kecamatan Cimanggung. **