Kota, KORSUM.NET - Tim penyelenggara seleksi di Unsap menyatakan murni, tidak ada intervensi dari pihak mana pun dalam penyelenggaraan seleksi para Balon Kades. Sebab, Unsap bukan ranah politik tapi ranah Akademik.

Hal itu, dikatakan Panitia Penyelenggara Seleksi Kepala Desa Universitas Sebelas April (Unsap) Sumedang, Dadan Setia Nugraha, kepada Korsum.Net di ruang kerjanya, Selasa (21/1). Dia mengaku ada dua orang Balon Kades datang ke Unsap mempertanyakan soal hasil seleksi beberapa waktu lalu.

Dua orang Balon Kades tersebut yaitu dari Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor dan Desa Mulyasari Kecamatan Sumedang Utara. Dipastikan tidak puas bahkan kecewa pendapat ranking kecil sehingga tidak diloloskan oleh Panitia Pilkades.

"Yang menjadi pokok pertanyaan Balon Kades itu diantaranya soal klausul berita acara, dimana Unsap tidak memutuskan lolos tidak lolos bagi para peserta tes. Sebab tugas Unsap hanya menempatkan nomor urut ranking berdasarkan hasil seleksi yang diraih setiap peserta tes," tuturnya.

Berita acara yang dibuat Unsap merupakan bahan pertimbangan bagi para Panitia Pilkades. Sehingga tim seleksi di Unsap tidak tahu menahu urusan Panitia Pilkades, bahkan sangat jauh jika masuk ke ranah Pilkades.

"Sebelum tes dimulai pada 9 Januari lalu, pihak Unsap gelar Deklarasi damai ke-118 peserta seleksi. Namun masih ada peserta tes yang merasa tidak puas, padahal tujuan akhir dari seleksi ini bukan untuk kepuasan," ucapkan.

Namun ketidakpuasan dan kekecewaan tak terhindari hingga dipastikan bakal terjadi. Sebab mau tidak mau dari hasil seleksi ini ada yang harus diloloskan dan yang tidak oleh Panitia Pilkades. Tapi Unsap hanya berkepentingan Sumedang lebih baik, bukan urusan kepuasan.**