Kota, KORSUM.NET - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, memastikan pembangunan Wana Wisata Cipanas Sekarwangi di Desa Sekarwangi Kecamatan Buahdua, mencapai 40 persen saja.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa mengatakan, dalam Detail Engineering Design (DED), kebutuhan anggaran untuk pembangunan Wana Wisata Cipanas Sekarwangi membutuhkan anggaran mencapai Rp. 5 Miliar lebih. Sedangkan anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Daerah pada tahun 2019, hanya Rp.2,5 Miliar.

"Jadi emang belum selesai, dengan anggaran Rp.2,5 miliar itu baru 40 persen saja. Sedangkan di DED nya kan, membutuhkan Rp.5 Miliar lebih," ucapnya saat dikonfirmasi Korsum.net, Kamis (6/2).

Sementara itu, sambung Hari, di tahun 2020 ini, pembangunan Wana Wisata Sekarwangi belum bisa dilanjutkan, karena tidak dianggarkan di APBD Kabupaten Sumedang.

Namun, walaupun tidak dianggarkan di APBD tahun ini, pihaknya akan berupaya mencari solusi untuk merapihkan Wana wisata tersebut, agar tidak nampak pembangunannya terkesan mangkrak dan semrawut.

"Insyaallah, kita akan berupaya terus mencari solusi untuk merapihkan wana wisata itu, agar para pengunjung bisa nyaman saat berada disana dan anggaran yang sudah dikeluarkan juga tidak mubazir," ucapnya.

Hari berharap, penataan pemandian wana wisata Cipanas Sekarwangi, bisa menjadi kebanggaan warga dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sekarwangi.

"Saya berharap tempat wisata ini menjadi kebanggaan warga sumedang, dan dapat menarik wisatawan domestik ataupun dari Mancanegara. Sehingga dapat meningkatkan PAD Kabupaten Sumedang," pungkas Hari. **