Sumedang, KORSUM.NET-Setelah mempertahankan disertasinya pada sidang tertutup Januari 2020 lalu, akhirnya Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. mengikuti Sidang Terbuka Ujian Promosi pada Jumat (28/2/2020) di Gedung Program Doktor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad Bandung dan berhasil lulus sehingga berhak menyandang gelar Doktor Bidang Ilmu Akuntansi.

Dalam usaha meraih gelar Doktornya, Bupati Dony membuat disertasi dengan judul “Pengaruh Implementasi Good Village Governance, Kompetensi Aparat Desa dan Implementasi Sistem Pengendalian Internal terhadap Penyimpangan Dana Desa dan Implikasinya terhadap Kinerja Pemerintah Desa“ dengan survey yang dilakukan pada Pemerintah Desa di Kabupaten Sumedang.

Disebutkan Dony, selain jarang dipilih, alasan penelitian dengan tema tersebut juga dilatarbelakangi kondisi eksisting Dana Desa yang saat ini jumlahnya mengucur sangat besar dan menjadi pusat perhatian pemerintah dan masyarakat.

"Apabila ini (Dana Desa) tidak dikelola dengan baik, sangat riskan menimbulkan kebocoran bahkan bisa berakibat hukum," ungkapnya.

Bupati Sumedang mengungkapkan rasa syukur atas kelulusannya yang didahului oleh penuntasan penelitian di tengah-tengah kesibukan menjalani aktivitas.

"Alhamdulillah, luar biasa bahagia. Senang dan tentunya bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala telah diberikan nikmat sebesar ini. Dengan perjuangan cukup panjang selama tiga setengah tahun kuliah, sekarang sudah finish di Sidang Promosi Doktor. Nilainyapun memuaskan, Cum Laude," tutur Bupati.

Bupati pun berharap dengan diraihnya gelar Doktor tersebut ilmunya dapat bermanfaat dan menjadi faktor penunjang pencapaian visi Sumedang Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional dan Kreatif (Simpati) pada tahun 2023.

"Tentunya disertasi yang saya buat harus bisa diimplementasikan menjadi sebuah kebijakan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan desa. Jika kinerja pemerintahan desa naik, maka masyarakatnya bisa lebih cepat sejahtera,
dan masyarakat Kabupaten Sumedang pun akan semakin maju," tandasnya.

Pada acara yang dihelat mulai pukul 13.30 WIB dan berakhir pukul 15.30 WIB, tampak hadir keluarga, kerabat, para pejabat dan kolega Bupati Sumedang yang turut menyaksikan jalannya Sidang Terbuka sampai akhir.


Usai prosesi sidang, mereka menyampaikan ucapan selamat kepada bupati dan mengungkapkan harapan atas diraihnya gelar akademik prestisius tersebut.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan salah seorang Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, S.Sos., M.Si bahwa dirinya berharap dengan gelar doktor yang disandang oleh Bupati Sumedang akan membawa dampak positif terhadap jalannya kepemimpinan di Kabupaten Sumedang.

"Saya secara pribadi selaku pembantu beliau dan umumnya masyarakat Sumedang merasa bangga mempunyai pimpinan yang telah berhasil melalui proses Sidang Terbuka Ujian Promosi Doktor. Semoga hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap kepemimpinan yang sedang dijalankan beliau di Kabupaten Sumedang," ucap Tuti.

Tuti menuturkan, dampak positif yang ia maksud adalah semakin objektifnya seorang pimpinan dalam hal identifikasi dan pengambilan beragam keputusan guna penyelesaian berbagai permasalahan yang dihadapi.

"Dengan dipimpin oleh seorang doktor, tentunya baik dalam setiap pengambilan keputusan maupun saat penyelesaian permasalahan yang terjadi di Sumedang akan lebih objektif," pungkasnya.

Sidang dipimpin oleh Prof.Dr. Sri Mulyani, Ak.,CA. sekaligus Ketua Tim Promotor dengan anggota Prof. Dr. Bahrullah Akbar, M.B.A, CIPM, CSFA.,CPA dan Dr. Musa Yosep, SE.,M.Ak.,Ak.

Sedangkan Tim Oponen Ahli terdiri dari
Dr. Srihadi Winarningsih, SE.,MS.,Ak,CA.
Citra Sukmadilaga, SE., M.B.A.,Ph.d.,CA.
H. Poempida Hidayatulloh, N.Eng.,Ph.D.,DIC. Representasi Guru Besar oleh Prof.Dr.HM. Wahyudin Zarkasyi, SE.,MS.,Ak.,CA.