Kota, KORSUM.NET - Sebagaimana diketahui pada highligh kegiatan tahun 2020 Sumedang kota Buludru yakni meliputi penertiban PKL. Pengendalian anak jalanan, orang sakit jiwa, gelandangan dan pengemis. Penyediaan sanitasi berbasis masyarakat di sekitar aliran sungai Cipeles. Penyediaan sarana pengelolaan dan pengolahan sampah. Gerakan Sumedang Bersih dan gerakan bersih Cipeles. Pembinaan kelompok masyarakat pengolah sampah sistem 3 R. Peningkatan drainase perkotaan an Penyusunan DED wisata Cipeles. Berkaitan dengan kegiatan tersebut wakil pimpinan DPRD Kabupaten Sumedang Jajang Heryana memberikan komentarnya.

Dikatakan penertiban PKL, harus menumbuhkan kesadaran semua pihak agar mematuhi berbagai peraturan yang sudah ada. "Pemerintah daerah segera menyediakan tempat PKL di sekitar Kota yang representatif agar tidak ada anggapan dari para PKL pemerintah telah dzolim terhadap kifayah halal yang dijalani oleh mereka". Katanya

"Pengendalian anak jalanan, agar pemerintah daerah bisa memfasilitasi pelatihan kreatifitas terhadap Anjal di berbagai sektor riil," jelasnya saat di hubungi korsum.net Senin (10/2).

Lebih jauh politisi dari partai Golongan Karya itu mengatakan,  pemkab pun harus memberikan pemahaman terlebih dahulu kepada masyarakat dalam pemgelolaan sampah 3 R dan Drainase harus dibuat dan dipelihara secara maksimal supaya air tidak meluap kejalan disaat hujan turun.

"Upaya pembinaan kelompok masyarakat pengelola sampah sistem 3R dilakukan setelah memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat perkotaan melalui kegiatan rutin kemasyaarakatn di RT/RW setempat bahwa pemilahan jenis sampah rumah tangga harus dimulai dari kesadaran individu penduduk dalam kehidupan sehari-hari. Drainase, dibuat maksimal sehingga air tidak meluap saat hujan terjadi serta jangan lupa pemeliharaan rutin terhadap drainase yang ada sebelum drainase baru dibuat."Pungkasnya**