Jatinagor, KORSUM.NET - Anak di Kabupaten Sumedang masih terdapat anak usia sekolah yang terancam putus sekolah atau drop out. Meski pemerintah telah melakukan banyak program untuk menurunkan angka anak putus sekolah di daerah, namun belum bisa mengentaskan sepenuhnya. Untung banyak tangan yang terulur untuk menolong agar anak-anak bisa punya harapan.

Seperti yang dialami Siti Juariah (10) siswa  yang sempat DO, karena terpaksa harus membantu kedua orang tuanya menjadi pemulung plastik karena faktor ekonomi keluarganya di seputar Jatinangor. Untungnya anak tersebut masih mempunyai  semangat untuk melanjutkan bersekolah.

"Kami menemukan anak ini tiap hari mulung sampah plastik bersama ibunya di seputaran Unpad,  dia berhenti sekolah karena permasalahan biaya, tapi ketika ditanya mau sekolah lagi dia ngangguk, akhirnya kami berkomunikasi dengan berbagai pihak, alhamdulillah dapat dukungan terutama dari Warek Unpad prof Qory dan prof Budi," kata Dudi Supardi Anggota DPRD Kabupaten Sumedang  saat dihubungi melalui telepon selulernya Rabu (19/2).

Dikatakan, ia sebagai pengelola di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cibeusi merasa terpanggil sehingga menititipkannya kelembaga yang dikelolanya.

"Kebetulan saya menjadi bagian pengelola MI Al Hikmah Cibeusi Kecamatan Jatinangor, maka akhirnya dititipkan di sekolah tersebut, dan alhamdulillah perkembangannya sangat baik dan semangat belajarnya tinggi, karena ketika ditanya anak tersebut bercita-cita ingin jadi perawat. Semoga dengan semangat yang tinggi anak tersebut dapat meraih apa yang dicita-citakannya," Tuturnya.

Terpisah kepala Sekolah MI Al Hikmah Hj. Nenoh,S.Ag,M.Pd
Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor mengaku iba sekaligus terharu kepada anak tersebut.

Ia memutuskan untuk menerima menjadi siswa yang ia pimpin.

"Dengan penuh pertimbangan Kami memutuskan untuk menerima anak tersebut melanjutkan belajar disini. Terimaksih saya sampaikan  kepada semua pihak yang sudah membantu anak tersebut sehingga dapat bersekolah kembali terutama bantuan  dari dosen Unpad  kepada orang tua Siti Juariah yakni Ujang dan Eli," tuturnya**