Kota, KORSUM.NET - Bea Balik Nama (BB) Kendaraan Bermotor adalah pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak atau perbuatan sepihak atau keadaan yang terjadi karena jual beli, tukar menukar, hibah, warisan, atau pemasukan ke dalam badan usah.

Yang dimaksud BBN II itu adalah ketika mutasi atau balik nama, misalnya seseorang yang beli kendaraan, tapi bukan kendaraan baru. sedangkan kalau BBNKB pertama langsung dari dealer, ketika off road jadi on road itu harus (bayar pajak). BBNKB II dan seterusnya ini akan berlaku bagi pemilik kendaraan bermotor dari provinsi lain yang ingin pindah atau bertempat tinggal di wilayah Jawa Barat. Maka, bagi mereka juga tidak akan dikenakan biaya bebas balik nama tersebut.

"Dibebaskannya biaya BBN II tersebut dari tanggal 2 Maret hingga 31 April 2020. Maka dari itu, momen ini di manfaatkan sebaik baiknya, apalagi yang membeli kendaraan bekas biaya BBN nya tentunya gratis dengan batas waktu tadi yang saya sebutkan,"ungkap Kepala Cabang Sumedang Bappenda Provinsi Jabar, Hj.Enih Srimurni, Kamis 27/2/2020.

Lebih Lanjut Ia mengatakan, atas hal tersebut ada yang namanya Triple Untung maksudnya adalah bebas biaya BBN, bebas biaya Progresif dan Denda.

"Program bebas denda ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran wajib PKB dalam menunaikan kewajibannya terutama bagi para pemilik kendaraan roda dua dan empat yang menunggak pajak,"jelasnya.**