Kota, KORSUM.NET - Bencana pergerakan tanah kembali terjadi, kali ini bencana tersebut merusak 4 rumah dan mengancam 1 rumah lainnya di Dusun Cisahang RT 02 RW 04 Desa Cipandawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang, Kamis (6/2) sekira, Pukul 18.00 WIB sore.

Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Yedi mengatakan, bencana pergerakan tanah tersebut terjadi, akibat hujan yang deras dari pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB mengguyur daerah tersebut.

Dampak pergerakan tanah tersebut, mengakibatkan retakan di bagian dinding rumah, halaman rumah anjlok dengan kedalaman sekitar 1 meter lebih. Dan satu Kolam ikan yang surut, serta rumah mengalami pergeseran yang cukup signifikan.

"Indikasi awal kejadian pergerakan tanah yaitu kolam ikan atas nama Bpk Atep Wawan surut, disusul retakan yang memanjang yang membuat retakan rumah di sampingnya. Dimana panjang retakan mencapai kurang lebih 100m meter,dengan lebar retakan bervariasi sekitar 10-20 cm.
Bahkan Pergerakan susulan terus menerus terjadi," kata Yedi pada Korsum.net, Jumat (7/2).

Atas kejadian tersebut, sambung Yedi, Tim Pusdalops BPBD kabupaten sumedang beserta, Polsek Cisarua,Tagana dan aparatur Desa setempat melakukan survey ke lokasi kejadian, mengukur panjang serta kedalam retakan.

"Kita juga mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Dan menghimbau warga untuk tetap berhati hati dan siaga akan adanya kemungkinan pergerakan tanah susulan. Selain itu kita juga menutup jalan dengan garis polisi mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan," tandasnya. **