Kota, KORSUM.NET - Pembangunan Gapura Selamat datang di kawasan Ciherang Sumedang Selatan menjadi bahan cibiran dari masyarakat sumedang. Cibiran tersebut karena masyarakat menilai pembangunan gapura yang menjadi pintu gerbang kabupaten Sumedang terkesan asal - asalan.

Terlebih dari replika tahu yang menjadi ikon Sumedang pun dinilai sangat tidak layak untuk dipajang pada gapura tersebut. 

"Kalau dilihat sepintas, mirip kardus mie instan. Padahal mungkin maksudnya tahu Sumedang. Ini kan gapura berada di lintasan jalur provinsi, pasti dilihat banyak orang. Harusnya dibuat seartistik mungkin, agar sedap dipandang," kata Asep (40) salah seorang warga Kecamatan Jatinangor, yang hampir setiap hari melintas melewati keberadaan Gapura tersebut, pada Korsum.net, Sabtu (1/2).

Sementara itu Kepala Bidang Tata Bangunan Pada Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sumedang, Budiyana Sentosa yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengerjaan proyek tersebut, belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi Korsum.net melalui pesan instan Whatsapp.

Berbeda halnya dengan Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumedang, Subagio yang membenarkan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan Gapura Selamat Datang tersebut.

"Nuju ngumpulkan data dan info insya allah minggu ini tim turun," singkatnya saat dikonfirmasi Korsum.net, Sabtu (1/2).

Sementara itu dikutip dari Website lpse.sumedangkab.go.id, bahwa anggaran Pembangunan Gerbang Selamat Datang tersebut bernilai Rp.193 Juta, yang pengerjaannya oleh CV Berlian Jaya yang berdomisili di Perum Dano Permai, Sumedang Utara. **