Kota, KORSUM.NET - Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sumedang membuka Sosialisasi dan Pembentukan Saka Amal Bhakti Kementerian Agama Kabupaten Sumedang di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang, Senin (24/2/2020).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang  H. Hasen, S.Ag, M.Si. setelah acara dalam kesempatannya mengatakan, Saka Amal Bhakti dibentuk untuk pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dengan keanggotaan kepramukaan baik yang tergabung ke dalam pondok pesantren, diniyah, maupun para penyuluh.

"Kesemuanya itu akan mengembangkan kepramukaan di bidang pendidikan keagamaan. Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda sangat efektif dalam peningkatan disiplin, termasuk pelaksanaan disiplin keagamaan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Saka Amal Bhakti merupakan wadah  potensial dalam mengembangkan kehidupan keagamaan di Kabupaten Sumedang.

"Itulah tujuan pembentukan Saka Amal Bhakti ini. Sesuai dengan komitmen Kwarda, Kwarcab dan seluruh gugus yang ada di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Sumedang," tuturnya.

Wakil Bupati Sumedang dalam sambutannya mengatakan, Saka Amal Bhakti merupakan satuan Karya Pramuka yang dibentuk dengan tujuan melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keagamaan.

"Saya berharap Saka Amal Bhakti diharapkan mampu menjadi media penyaluran minat dan bakat anggota pramuka di bidang keagamaan. Saka Amal Bhakti diproyeksikan untuk dapat menjadi wadah pembinaan serta meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan bagi diri anggota pramuka serta menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia menerangkan, secara regulasi pembentukan Saka Amal Bhakti di lingkungan kantor kementrian Agama sangat terbuka dan memungkinkan.

"Hanya yang perlu disiapkan adalah menyusun Krida yang akan dijadikan pedoman untuk menyusun keterampilan hidup Pramuka Santri. Saka Amal Bhakti sendiri terdiri dari 5 Krida, Krida Kerukunan dan Toleransi Beragama, Krida Penghayatan dan Pengamalan Agama, Krida Pembangunan Karakter dan Moral Keagamaan, Krida Pembangunan Ketahanan Keluarga, serta Krida Kepedulian dan Cinta Kasih," ucapnya.

Ia menjelaskan, Saka Amal Bhakti dimaksudkan untuk menyiapkan pramuka santri dalam pengamalan nilai-nilai agama.

"Setiap Gerakan Pramuka di lembaga pendidikan agama harus menerapkan prinsip- prinsip agama. Saka yang akan dibentuk perlu mengedepankan penanaman nilai- nilai keagamaan, bukan hanya keterampilan hidup. Pramuka santri harus memiliki sikap yang jelas dalam hal nilai-nilai Islam yang menekankan pada kebajikan dan kedamaian bagi umat manusia," terangnya

Wabup berharap acara tersebut bukan seremonial saja, tetapi betul-betul bisa diimplementasikan.

"Setelah nanti dibentuk dan dilantik, para pengurus Saka Amal Bhakti langsung buat program yang jelas dan nyata yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat secara umum. Kita nanti samakan program kerja dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten Sumedang. Mana yang bisa bersama-sama kita kerjakan. Mudah- mudahan bisa terus bersinergi demi keberlangsungan dan kemashalatan umat khususnya di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.**