Sumedang, Korsum.net - Polres Sumedang berhasil meringkus 4 tersangka tindak pidana perkara Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) beserta penadahnya disejumlah wilayah hukum Polres Sumedang.

Pada Operasi Jaran Lodaya yaitu, operasi Pusat Kepolisian dengan sasaran utama Pengungkapan Pelaku Tindak Pidana Curanmor yang dilaksanakan dari tanggal 22 Februari 2020 sampai dengan tanggal 02 Maret 2020 tersebut.

Polres Sumedang berhasil mengamankan barang bukti, sekitar 20 kendaraan bermotor dengan berbagai merk.

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, pengungkapan kasus curanmor tersebut terjadi 8 tempat kejadian perkara yang berada yaitu wilayah, Wilayah Hukum Polsek Sumedang Selatan, Polsek Cimalaka, Polsek Buah Dua, Polsek Conggeang dan Polsek Cimanggung.

"Untuk di wilayah hukum Polsek Sumedang Selatan, itu ada 3 TKP, sedangkan di wilayah hukum Polsek Cimalaka ada 2 TKP," kata Kapolres kepada sejumlah wartawan, saat expose pengungkapan kasus curanmor di Halaman Mapolres Sumedang, Kamis (5/3).

Sementara itu, dari sejumlah pengungkapan kasus curanmor tersebut, Sambung Kapolres, pihaknya berhasil menangkap 4 tersangka yaitu, Hendi Bin Edeng,
Agus Gunawan Bin Atip dan Wildan Bin Basri. Selain itu, satu penadah hasil curian kendaraan roda dua juga berhasil diciduk yaitu Yaya Sukarya Bin Kosasih.

"Para pelaku mengambil sepeda motor para korban dengan Cara menggunakan kunci palsu atau kunci leter Y. Untuk sasaran operasinya mereka mengincar kendaraan yang terpakir di tempat parkir dan juga teras depan rumah korbannya. Dan hasil pencurian tersebut mereka jual ke penadah yang juga turut kami amankan," jelasnya.

Atas kejahatannya, tambah Kapolres, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 3,4,5 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Untuk barang bukti sendiri ada 20 motor dengan berbagai jenis dan merk, 3 buah kunci palsu, 2 buah kunci Y, 1 pasang spion, 1 botol cat semprot/Pylox Merk ARTIC dan 1 kunci obeng," tandasnya. **