SUMEDANG, KORSUM.NET - Self Assessment Reporting Covid-19 yang selanjutnya dikenal dengan Aplikasi Amari Covid-19, merupaka hasil kerjasama Pemkab Sumedang dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hari ini diserahkan secara Virtual dalam Tele Conference dari Rektor UNPAD Prof. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum H. Nasam yang mewakili Bupati Sumedang, bertempat di Crisis Center Covid-19 Kabupaten Sumedang, Gedung Negara, Senin 23/3.

Menurut Rina, Amari Covid-19 adalah aplikasi mawas diri Covid 19, digunakan untuk identifikasi awal dan edukasi infeksi Covid 19 bagi masyarakat Sumedang.

"Aplikasi ini bukan alat diagnosis penyakit Covid 19 atau pengganti layanan kesehatan oleh tenaga medis, tetapi alpikasi ini dibuat untuk memberikan informasi dalam bentuk digital tentang upaya praktis pencegahan infeksi Covid 19 yang dapat menjangkau masyarakat luas dalam waktu cepat" ujarnya.

Ditambahkan Rina, apabila warga mengalami kondisi emergensi segera hubungi tenaga medis atau datang segera ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Sementara itu H. Nasam mengatakan, dalam waktu dekat Pemkab Sumedang akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Sumedang terkait dengan aplikasi ini.

"Dan tentunya kami juga nanti akan menyiapkan sarana dan prasarana yang terkait dengan kegiatan ini. Nanti secara teknis tim kami dari Kominfo dan Dinas Kesehatan akan mempersiapkan hal-hal terkait aplikasi ini" ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman, yang hadir pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi kerjasama ini.

"Kami bersama Dinas Informasi Komunikasi dan Persandian aplikasi ini nanti akan ditindak lanjuti dan disosialisasikan kepada masyarakat.