Kota, KORSUM.NET - Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan didampingi Ketua Baznas Sumedang Ayi Subhan, memberikan bantuan Rutilahu senilai 10 juta rupiah dan puluhan paket sembako di Dusun Pasir Kecamatan Rancakalong, Senin (9/3).

Bantuan Rutilahu diberikan kepada Ibu Dari (70) warga Dusun Pasir RT 02 RW 04 Kecamatan Rancakalong. Dan bantuan paket sembako diberikan kepada 30 orang warga kurang mampu di dusun tersebut.

Wakil Bupati saat memberikan bantuan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Sumedang yang terus berkomitmen membantu Pemerintah Daerah dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumedang.

"Saya selaku ketua tim penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumedang merasa sangat terbantu dengan kehadiran Baznas disertai komitmen-komitmen Baznas selama ini. Ini adalah bukti komitmen dari Baznas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sumedang, dan dalam rangka mengurangi kemiskinan di Kabupaten Sumedang" ucapnya.

Dikatakan Wakil Bupati, para Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Sumedang agar lebih aktif lagi mendata warganya yang masih mempunyai rumah tidak layak huni.

"Saya targetkan tahun 2021 tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Sumedang.
Dengan adanya bantuan rutilahu ini, semua rumah di Sumedang menjadi rumah yang sehat dan layak huni. Tidak ada lagi rumah yang beralaskan tanah, atap yang bolong dan MCK yang tidak memadai" harapnya.

Menurutnya hal tersebut guna meningkatkan tarap hidup masyarakat dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumedang yang saat ini masih sangat tinggi.

"Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk senantiasa meningkatkan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama, terutama pada mereka yang tidak mampu" tandasnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan mengatakan sampai dengan bulan Maret 2020 sudah 80 rumah yang diberi bantuan Rutilahu dengan masing-masing bantuan senilai 10 juta rupiah.

"Disamping pemberian Rutilahu, kami juga menyalurkan 3,5 ton beras dan paket sembako untuk korban banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang yang terjadi beberapa waktu lalu" tukasnya.

Terakhir Ayi mengungkapkan, pemberian bantuan yang dilakukan Baznas dilaksanakan secara terbuka. Menurutnya hal tersebut merupakan sebuah bentuk transparasi Baznas dalam memberdayakan dana zakat.

"Kami berharap dengan semakin transparannya dana zakat yang kami berikan, dana zakat bisa lebih optimal lagi di Kabupaten Sumedang. Sehingga kami akan lebih baik lagi dalam mengentaskan kemiskinan dan permasalahan sosial di Kabupaten Sumedang" pungkasnya.

Ayi juga menegaskan, Baznas berkomitmen untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Kabupaten Sumedang yang sejahtera, agamis dan cerdas melalui program-program Baznas. Selain itu Ayi juga memgatakan program-program yang dilaksanakan Baznas akan bersinergi dengan program Sumedang Simpati.