Sumedang, KORSUM.NET - Dalam rangka turut mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam pencegahan dan penanganan Virus Corona atau Coorona Virus Disease (COVID-19). Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumedang menyediakan sekitar 5000 sejadah gratis.

Selain sejadah gratis, Baznas juga akan menyediakan hand sanitizer/pembersih tangan yang merupakan cairan pembunuh kuman bagi setiap jamaah shalat Jum'at.

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, pembagian sejadah gratis dan menyediakan hand sanitizer bagi jamaah shalat Jum'at ini. Merupakan salah satu upaya dari Baznas Sumedang untuk membantu Pemkab dalam pencegahan dan penanganan COVID-19.

Nantinya, Baznas akan menyediakan sekitar 5000 sejadah yang akan dibagikan di masjid sebelum waktu shalat jum'at.

"Saat ini, kita sedang berupaya untuk mengadakan 5000 sejadah. Hanya saja, untuk hand sanitizer kita masih mencari, karena kesulitan akibat stoknya sudah pada habis. Namun insyaallah kita terus berusaha agar besok sudah ada, sehingga bisa digunakan oleh para jamaah," ucapnya saat dikonfirmasi Korsum.net, di ruang kerjanya, Kamis (19/3).

Untuk pembagian sejadah gratis sendiri, imbuh Ayi, besok rencananya akan Launching di Masjid Agung Sumedang dan Masjid Islamic Center. Dan kedepannya Baznas akan menyasar semua Masjid yang berada di Kecamatan Se-Kabupaten Sumedang.

Dimana, di Masjid Agung Sumedang, kita akan menyediakan sekitar 500 sejadah, sementara di Masjid Islamic Center sekitar 200 sejadah.

Adapun upaya Baznas dalam membantu Pemkab dalam memerangi COVID-19, Pihaknya juga turut mensosialisasikan pencegahan dan penanganan COVID-19, melalui penyebaran brosur disetiap Masjid.

"Jadi untuk launching kita lakukan di dua  Masjid tadi. Minggu depan, pembagian sejadah gratis akan dilakukan disetiap kecamatan Se-Kabupaten Sumedang. Dan sejadah itu bisa dibawa pulang oleh jamaah. Minimal dengan upaya tersebut jamaah bisa mengurangi bersentuhan bekas orang lain," tuturnya.

Selain itu, sambung Ayi, dalam upaya mendukung Pemkab Sumedang juga. Pihaknya melakukan sterilisasi atau penyemprotan Masjid, hal tersebut dilakukan agar masyarakat nyaman dalam menjalankan ibadah shalat.

"Untuk sumber anggarannya, tentu saja ini juga dari masyarakat. Saya berharap dengan program ini juga, selain membantu memutus penyebaran COVID-19. Bisa juga mendorong  minat masyarakat dalam berzakat," kata Ayi menegaskan. **