Sumedang, KORSUM.NET - Akibat penyebaran virus corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), dampaknya mulai dirasakan oleh para pelaku usaha mulai dari pelaku usaha Hotel, restoran, kafe, dan Pariwisata di Kabupaten Sumedang.

Akibatnya, hampir seluruh pelaku usaha terpaksa menutup usahanya dan meliburkan para Karyawannya.

"Hampir semua lokasi wisata di Sumedang ditutup. Selain itu sebagian besar hotel juga tutup, dan meliburkan para karyawan. Karena kalaupun masih ada yang buka tapi tidak ada tamu yang datang," Kata Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Sumedang, Nana Mulyana pada Korsum, Selasa (24/3).

Dengan merumahkan karyawan ini, sambung Nana, menjadi  permasalahan sendiri bagi para pelaku usaha. Karena satu sisi kita juga harus memikirkan nasib karyawan tapi di lain pihak juga tentu pengusaha mengalami kerugian yang sangat besar.

"Permasalahan lainnya yang harus diselesaikan oleh pengusaha yaitu, terkait dengan BPJS, biaya pembayaran listrik, cicilan ke bank dan lain-lain ini permasalahan-permasalahan," tuturnya.

Sementara itu, khusus untuk karyawan kita memang merumahkan. Tetapi tentu 'take home pay' tetap kita bayar. Namun,  tidak 100% pembayarannya.

"Ini adalah bagian dari risiko bisnis. Tapi tentu, ini adalah satu musibah besar bagi masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Sumedang bahwa tentu kita berharap kejadian ini atau musim ini segera berlalu," harapnya.

Kendati demikian, tambah Nana, adanya permasalahan tersebut, ada respon positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang. Dimana apa yang menjadi usulan dari PHRI dan dunia usaha, Pemkab   akan segera memfasilitasi terkait dengan kewenangan di luar Pemkab. Seperti PLN, BPJS dan juga terkait dengan Pajak Penghasilan (PPH) 21, 23, 25 karena itu adalah ranahnya Pemerintah Pusat.

"Namun demikian Menteri Keuangan Sri Mulyani Sudah menandatangani. Bahwa terkait dengan pajak yang ke Pemerintah Pusat itu sudah dibebaskan," tandasnya.

Berikut ini sejumlah Hotel, Cafe dan Tempat Wisata di Kabupaten Sumedang yang menutup usahanya  akibat dampak Covid-19.

1. Kampung karuhun Tutup dan merumahkan karyawan
2. Tampomas green park Tutup dan merumahkan karyawan
3. Cipanas cileungsing Tutup dan merumahkan karyawan
4.Kampung Toga sdh Tutup dr tgl 17  maret dan merumahkan karyawan
5. HOTEL JATINANGOR  TUTUP 24-31 Maret 2020  dan merumahkan sebagian karyawan
6. Terhitung mulai hari Senin, 23 Maret'  20  Rm. Kartika Tutup dan merumahkan Karyawan.
7. Sacipa tutup per tgl 25 dan merumahkan sebagian pegawai ( sebagian digeser ke delivery order )
8.Indowisata Hotel School  menutup semua kegiatan belajar mengajar di 2 kampus,dan menutup dulu semua kegiatan recruitment untuk hotel luar negeri dan kapal pesiar luar negeri sampai batas yang tidak ditentukan.
9. RM Lahem Tutup
10. Hotel jatinangor Tutup
11. TOGA PEAK CAFE  tutup dan karyawan dirumahkan
12. HOUTEN  koffe&chatten, tutup dan karyawan dirumahkan. **