TANJUNGMEDAR, KORSUM.NET -  Dinilai kurang layak karena minim fasilitas, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang, mensurvei langsung lokasi SMPN Jingkang kelas jauh, Selasa (4/3).

Upaya tersebut dilakukan, sebagai bentuk perhatian langsung dari, Anggota Komisi III, DPRD Kabupaten Sumedang. Pasalnya,  masih banyaknya fasilitas yang kurang memadai, seperti toilet siswa, ruang belajar, serta ruang guru. Bahkan di SMPN Jingkang, ruang kelas jauh masih menempel dengan di koprasi guru yang kondisinya hampir ambruk.

Anggota Komisi III, DPRD Kabupaten Sumedang, Edi Ashari mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi sekolah di SMPN Jingkang kelas jauh. Untuk itu pihaknya akan segera mengusulkan untuk membangun bangunan SMPN yang baru.

"Kondisi bangunannya sangat memprihatinkan, kita sengaja menghadirkan Kabid Sarpas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, untuk segera merancang langkah langkah kedepan, untuk segera membangun fasilitas gedung, atau ruang kelas yang memadai untuk berdirinya SMPN jingkang kelas jauh ini,"ungkapnya

Lebih jauh Edi mengatakan, ada beberapa alternatif lahan, yang direncanakan untuk pembangunan SMPN Jingkang kelas jauh yang baru.

Selain itu, ada beberapa hal yang sudah jadi kesepakatan, dan alternatif lahan yang akan di bangun juga sudah ada. Dimana lokasinya sangat strategis.

"Mudah-mudahan untuk tahun anggaran 2021 sudah bisa di bangun. Karena bangunan ini nempel di koprasi guru, jadi kita akan agendakan pembangunan sekolah." jelasnya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi terpisah, Guru SMPN 1 Tanjungmedar, Iwan Wahyu mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas kedatangan Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, yang sudah mensurvei lokasi SMPN jingkang kelas jauh ini.

"Tentunya, saya sangat berterimakasih kepada rombongan anggota DPRD. Kehadiran anggota dewan ini, sudah memberikan semangat kepada warga yang anaknya sekolah disini," ucapnya.

Apabila bangunan ini di bangun, sambung Iwan, tentunya akan sangat berguna bagi para siswa-siswi yang kurang mampu, karena lokasi di daerah tersebut jauh dari sekolah lainnya. 

"Karena disini kebanyakan anak-anak kurang kesejahteraan, tentunya jika dibangun yang baru akan sangat membantu, karena kalau di wilayah ini, lokasi sekolah jauh," tandasnya.**