Sumedang Selatan, KORSUM - Dalam rangka memutus matarantai penyebaran virus corona atau Corona Virus Disease (Covid-19).

Tim Satgas Penanganan dan pencegahan Covid-19 Kecamatan Sumedang Selatan, secara simultan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Terutama masyarakat yang hendak mengadakan kegiatan dengan melibatkan banyak orang seperti resepsi pernikahan dan pengajian.

Sekretaris Tim Satgas Covid-19, H. Kiki Hakiki,S.Ag.,M.M mengatakan, hingga saat ini masih ada warga dan ormas di beberapa Desa serta Kelurahan di Kecamatan Sumedang Selatan yang berencana mengadakan kegiatan resepsi pernikahan dan pengajian.

Padahal melalui Edaran Bupati Sumedang terkait optimalisasi penanganan wabah virus corona
dihimbau untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang sampai waktu yang
belum ditentukan.

Untuk mengatasi itu, melalui pendekatan secara persuasif, Tim Satgas yang terdiri kasi sosial
kecamatan sumsel, Kepala KUA, Penyuluh, Kanit binmas Polsek dan kepala Puskesmas Sumedang Selatan, Kepala Puskesmas Sukagalih, dan Penyuluh KUA, turun ke lapangan untuk mengedukasi agar mau menunda kegiatan dengan melibatkan banyak orang.

"Jadi kita, gencar melakukan edukasi dan sosialisasi. Agar masyarakat atau ormas dapat memaklumi kondisi yang semakin masiv penyebaran virus corona. Sehingga mau menunda rencananya, hingga benar-benar aman dari virus corona," ujarnya pada KORSUM, Kamis (26/3).

Selain itu, sambung H. Kiki, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi
himbauan pemerintah demi kebaikan semua.

"Kita juga menghimbau, agar masyarakat senantiasa melakukan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cuci tangan pakai sabun, mandi dua kali sehari, berjemur dan melakukan penyemprotan disinfektan," tuturnya.

H. Kiki menambahkan, pihaknya juga mengajak, agar masyarakat selalu berdoa, agar tidak terpapar virus corona. Dan bagi yang sudah dinyatakan positif segera sembuh serta wabah virus corona segera menghilang.

"Insyaallah kita akan terus berupaya, untuk terus menerus mencegah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat," tandasnya.**