INISUMEDANG.COM – Perkembangan penyebaran Covid-19 sangat menghawatirkan, karena hari ini yang teridentifikasi Hasil Rapid Test Positif Covid-19 bertambah 2 (dua) orang sehingga menjadi 3 Orang. Dan ada Juga Orang Dalam Resiko sebanyak 15.292 orang.

“Situasi dan kondisi terkait penyebaran COVID 19 pada tanggal 1 April 2020 di Kabupaten Sumedang sangat perlu diwaspadai. Saat ini yang teridentifikasi positif COVID-19 ada 1 (satu) orang,  dan Hasil Rapid Test Posisitif Covid-19 ada (tiga) orang”. Ujar Herman Suryatman Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang saat Siaran Pers Rabu (01/4/2020) di Gedung Negara.

Menurut Herman, ketiga orang berdomisili di Kecamatan Paseh, Buahdua dan Darmaraja. Dan kepada yang bersangkutan akan dilakukan test swab untuk memastikan positif atau tidaknya.

"Kita doa kan mudah-mudahan hasilnya negatif, dan ketiganya kini di isolasi di RSUD Sumedang". Tambahnya.

Sedangkan, kata Herman, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 9 Orang. Pasien Dalam Pemantauan (ODP) ada 232 orang, dan Orang Dalam Resiko (ODR) sebanyak 15.292 orang, kemudian untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 17 orang.
“ODP yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia. Kalau ODR yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun. Dan OTG yaitu orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19”. Ujarnya.


Lonjakan ODR, yang sebelumnya beristilah ODP Berisiko, terjadi karena adanya konsolidasi data para pemudik yang cukup masif yang dikoordinasikan oleh aparatur wilayah (Camat dan Kepala Desa/Lurah). Kecamatan yang paling banyak pemudik yang notabene masuk ODR adalah Kecamatan Paseh 1.536 orang, Kecamatan Cibugel 1.376 orang, Kecamatan Jatinunggal 1.225 orang, Kecamatan Wado 1.126 orang, dan Kecamatan Cisarua 1.064 orang.