Tanjungsari, KORSUM - Saat Munggah memasuki Ramadhan ini, pengunjung pasar Tanjungsari mengalami penurunan. Hal itu dipastikan pengaruh adanya aturan PSBB yang diantaranya Pembatasan pergerakan orang dan barang serta Pembatasan kegiatan di tempat umum (kerumunan).

"Pengunjung pasar saat Munggah bulan  Ramadhan  tahun ini, tidak seramai beberapa tahun lalu. Suasana pasar saat itu  desak- desakan ribuan pengunjung, " kata Kepada UPT pasar Tanjungsari Amung di lokasi Kamis (23/4).

Diakui Amung, kepatuhan warga pasar dalam aturan PSBB, belum seratus persen. Sebab masih ada warga pasar yang tutup daganganya melebihi ketentuan PSBB yaitu jam 12 siang.

"Memang tidak ada yang menolak PSBB, tapi ada beberapa pedagang mengusulkan minta jam tutup minimal jam 2 jangan jam 12 siang dengan alasan harus bereskan dulu dagangannya, " katanya.

Menurutnya, usulan pedagang itu merupakan aspirasi dan suatu hal yang wajar karena mereka pun mengkhawatirkan adanya penyebaran virus corona.

Disamping itu, Amung juga menyinggung soal persediaan barang kebutuhan pokok di bulan Ramadhan ini, dijamin masih aman. Namun lanjut dia, ada beberapa barang komiditi yang harganya merangkak naik.

"Seperti harga Gula Pasir hingga 20 ribu per-kg, tapi kini turun lagi sekitar 18 ribu per-kg. Kenaikan klasik di harga daging sapi setiap jelang Munggah dan Lebaran yang saat ini mencapai 130 ribu per-kg, " sebutnya.

Namun menurut Amung, kenaikan harga daging sapi tersebut dianggap masih rasional karena di hari biasa kisaran di harga 120 ribu per-kg sehingga saat Munggah ini ada kenaikan 10 ribu per-kg.**