Kota, KORSUM-Bulan Ramadhan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), Ketua Komisi II DPRD Warson berharap dinas terkait menjamin aman terhadap stok pangan di pasar tradisional maupun pasar modern.

Tidak cukup stok pangan aman, Ketua Komisi II juga minta pengendalian harga pangan. Sebab kata dia, selalu ada pihak yang mengfaatkan situasi Ramadhan untuk mencari keuntungan secara pribadi.

"Bulan Ramadhan ini, kami berharap Disperindag terus memantau dan monitoring ketersediaan sandang dan pangan termasuk harga. Terlebih dengan diberlakukannya PSBB, " tandasnya, Senin (27/4).

Jangan sampai dalam kondisi Ramadhan ini ada harga pangan yang memberatkan masyarakat. Artinya lanjut dia, harga pangan itu tidak terkendali dengan alasan barangnya tidak ada.

Bahkan sebelumnya, DPRD mengevaluasi soal kelangkaan Gula Pasir dan kelangkaan gas LPG 3 kg ketika akan memasuki bulan Ramadhan hingga  sempat mengganggu kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, menurut Kepada Disperindag Wowo Sutisna saat ditanya wartawan menyebut Ingsa Allah bahwa stok dan harga pangan di bulan Ramadhan ini masih aman meskipun ditengah pemberlakuan PSBB.

"Terkecuali Gula Pasir yang saat ini dalam kondisi langka. Kami sedang menunggu drop dari pusat. Sebab kelangkaan Gula Pasir ini masalah nasional bukan masalah Sumedang saja, " ujarnya.

Wowo juga menyebut, ketersediaan gas LPG 3 kg dijamin aman karena ada jaminan dari agen karena  selalu dikordinasikan dan dipantau.**