Kota, KORSUM-Untuk mencapai tujuan AKB ini, perlu dipasang strategi tepat, dimana masyarakat akan beraktivitas dan produktif. Dengan gunakan protokol kesehatan secara efektif sehingga upaya AKB ini sebagai pintu Sumedang meningkat menuju zona hijau.

Hal tersebut diutarakan Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir saat menggelar sosialisasi AKB kepada para pelaku usaha yang dilanjut kepada para Alim Ulama dan para camat di IPP, Sabtu (29/5).

"Kata kunci dalam AKB ini, disiplin protokol kesehatan yang ketat, termasuk berbagai sanksi yang akan diterapkan. Bagi pelanggar masyarakat berupa sanksi teguran lisan dan teguran tertulis yang nantinya akan menjadi kajian saat mengusulkan SKCK di Kepolisian, " tandas bupati kepada wartawan.

Sementara bagi pelanggar pelaku usaha, ada sanksi penghentian sementara dan penghentian tetap bahkan menutupan. Sebab dalam AKB ini jika tidak ada sanksi tegas, dipastikan Sumedang gagal menuju zona hijau.

"Ini merupakan indikator keberhasilan Sumedang dalam penanganan Covid 19. Kami tidak berharap dengan diberlakukannya AKB ini justru penyebaran wabah semakin tidak terkendali sehingga terpaksa harus kembali ke PSBB, " tutur bupati.

Dengan AKB ini lanjutnya, jauhi euforia dilapisan masyarakat, dan hal itu akan diantisifasi pemerintah tentu dengan sanksi tegas. TNI Polri akan dipersiapkan di titik-titik tempat kerumunan seperti tempat wisata atau pusat-pusat perbelanjaan.

"Ada 4,394 pemudik yang merupakan ODR. Pantau terus agar tidak keluar rumah selama AKB hingga masa inkubator selama 14 hari. Terus kawal pergerakannya jangan sampai kebobolan, " tandas bupati.**