Kota, KORSUM - Stop PSBB karena diklaim cukup berhasil. Kini Sumedang nyatakan siap masuki era New Normal dengan tetap menggunakan protokol kesehatan agar terhindar Covid 19.

Jumat (29/5) PSBB resmi di-stop sementara PSBB akan diberlakukan secara efektif Selasa (2/6). Sedangkan Sabtu (30/5) hingga Senin (1/6) merupakan transisi, sosialisasi dan edukasi serta persiapan SDM perangkat.

"Kita akan berlakukan New Normal yaitu memasuki tatanan kehidupan baru dengan tetap menggunakan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid dan tidak menambah jumlah kasus Covid 19, " tutur bupati kepada media di IPP, Kamis (28/5).

Hentikan PSBB diganti New Normal. Bupati tidak berharap New Normal kebablasan hingga muncul evoria masyarakat. Pemerintah akan perketat Sosial dan Physical Distancing hingga aman dari covid.

PSBB terbilang sukses hingga nilainya naik meskipun tidak signifikan. Hal itu kata bupati, hasil evaluasi tahap kedua yaitu sudah ada perbaikan di beberapa titik.

"Kami mendapat rekomindasi pakar ITB dan Unpad terkait kondisi Sumedang dimana re-produksinya sudah dibawah 1 yakni 0,9. Artinya, Sumedang cukup terkendali meski belum aman benar, " sebutnya.

Termasuk data dan fakta dilapangan secara emperis Sumedang dilihat jumlah sebaran masih tetap, jumlah kasus tetap selama 10 hari kemarin. Kemudian PDP menurun drastis tinggal 1 orang.

Berdasarkan kajian provinsi lanjutnya, Sumedang masuk dilevel kedua di zona biru sehingga sudah bisa melakukan aktivitas tapi tetap menggunakan protokol kesehatan.

Bahkan kebijakan presiden bahwa 4 provinsi termasuk Jabar akan laksanakan New Normal yang akan mengerahkan TNI Polri untuk menerapkan kedisiplinan di tempat keramaian.

"Atas dasar tersebut maka Sumedang menghentikan PSBB dan menggantinya dengan New Normal, " kata bupati.**