Sumut, KORSUM - Satu unit Truk Tangki Solar mogok saat melaju di jalan tanjakan Dusun Cihanyir Desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara. Warga setempat menyebut truk itu memaksa melaju meski jalan itu tanjakannya ekstrim.

Kejadian itu memicu insident terjadinya korban kecelakaan pengendara sepeda motor yang datang dari arah yang sama. Pemotor itu memaksa menyelip disela-sela sempitnya jalan karena tertutup truk mogok.

Akibatnya, pemotor yang berboncengan dengan perempuan setengah baya itu langsung jungkir balik di jalan menurun hingga alami luka cukup parah, termasuk motornya rusak.

"Lebar jalan ini hanya 2,5 meter, sehingga jalan nyaris tertutup oleh truk yang mogok. Akibatnya menggangu lalu lintas warga, " kata Ade warga setempat, Jumat (15/5).

Warga sesalkan sikap sopir truk yang memaksakan melaju di tanjakan ekstrim dengan beban berat kendaraan berkafasitas 8000 liter, sementara kekuatan jalan hanya 2 ton.

Sopir truk yang mengaku nama Aan warga Kadipaten Majalengka menyebut tidak tahu tanjakan seberat ini. Dirinya mengikuti arah jalan melihat dari Google Maps.

"Jika tahu sebelumnya, mungkin tidak akan lewat jalan ini. Solusinya sebagian muatan akan diturunkan hingga bebannya ringan dan bisa naik di tanjakan ini, " ujarnya.

Sopir itu mengaku bekerja di PT. indo Mobil sebagai suplayer BBM ke PT. Nindia Waskita pelaksana proyek Tol di Dusun Rancamaya Desa Ciherang.

Sementara perangkat Desa Girimukti mengaku akibat adanya truk mogok itu, didatangi beberapa warga. Mereka mengeluh karena jalan desa tertutup oleh truk mogok tersebut.**