Kota, KORSUM.NET - Maraknya kasus penyimpangan seksual dan kasus kekerasan pada anak menjadi hal krusial yang patut mendapatkan perhatian serius dari seluruh komponen masyarakat.  Karena itu, pembahasan  strategi kebijakan program harus dilakukan dalam rangka mengantisipasi hal tersebut.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman saat memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan HIV/Aids dan Pencegahan Tindakan Kekerasan di Kalangan Anak-anak dan Remaja di Pendopo IPP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Selasa (12/8/2020).

"Saya kira dua hal itu sangat krusial untuk diberikan perhatian serius karena rentan terhadap kekerasan dan penyimpangan seksual. Oleh karena itu, kami melakukan pembahasan bagaimana strategi kebijakan program yang harus dilakukan," ungkap Sekda.

Dikatakan Sekda, dalam mengantisipasi maraknya kasus tersebut, pemerintah daerah akan melakukan pertemuan yang terangkai dalam kegiatan desiminasi. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan guru dari berbagai entitas pendidikan tujuannya untuk  memberikan edukasi kepada para orangtua.

"Nanti kami akan laksanakan 4 putaran selama dua hari yaitu hari rabu dan kamis minggu depan untuk melaksanakan desiminasi tentang antisipasi kekerasan anak dan penyimpangan seksual anak termasuk parenting," katanya.

Sekda menuturkan, dalam situasi dan kondisi pandemi saat ini, kegiatan sekolah masih menitik beratkan pada kegiatan belajar mengajar sekolah secara jarak jauh. Hal ini, kata Sekda, merupakan bentuk antisipasi kewaspadaan menghindari terjadinya peningkatan kasus covid-19.

"Kuncinya adalah partisipasi orangtua, nanti bisa kerjasama dengan guru dan lebih jauh dengan masyarakat untuk membimbing anak sehingga dari sisi perilaku tidak ada perilaku yang menyimpang dan dari sisi knowledge anak bisa diisi oleh guru. Insya Allah nanti akan kita laksanakan minggu depan," pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut,  Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Sumedang, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sumedang, Ketua MUI, para kepala SKPD, aktifis dan unsur masyarakat.