Kota, KORSUM.NET-Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menerima bantuan berupa 1 unit Portable PCR dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Dinkes Provinsi Jawa Barat Dr. Siska gerfianti M.H.Kes, kepada Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M di Gedung Negara, Senin (10/8).

Menurut bupati, dengan adanya alat tersebut, hasil pemeriksaan dapat diperoleh dengan cepat.

"Karena kita ingin dapat hasil yang cepat, terutama yang kontak erat dan tracing dengan yang positif itu akan kita langsung ambil tes swab," ucap bupati saat menerima bantuan.

Selain menerima Portabel PCR yang merupakan alat tes swab, dalam waktu dekat Pemkab Sumedang juga akan menerima bantuan 1 unit Mobil Combat untuk melakukan tes swab secara mobile.

"Mobil ini bisa keliling untuk melakukan tes swab. Kita akan mengarah ke pasantren dan tempat wisata," tukasnya.

Dikatakan bupati, Pemda akan terus melakukan tes masif (masal) dalam rangka mengetahui orang yang terkonfirmasi Covid 19 sejak dini.

"Jika kita mengetahui sejak dini,  makan Covid 19 di Sumedang akan mudah dikendalikan," ungkap bupati.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, Pemkab Sumedang akan tetus menggalakan penerapan Protokol Kesehatan di semua lini.

"Hari Sabtu sekarang (15/8) kita akan mulai penerapan sanksi. Jadi mohon kepada masyarakat, ikuti aturan pemerintah. Namun perlu dipahami oleh masyarakat, bahwa protokol kesehatan sebagai kebutuhan kita untuk keselamatan jiwa, bukan sekedar aturan," ujarnya.

Sementara itu, Sekdis Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dr. Siska Gerfianti M.H.Kes menerangkan, alat Portable PCR dinilai lebih praktis karena hanya dikemas dalam dua koper dan efektif dibawa kemana-mana.

"Cara kerjanya sama dengan mesin PCR pada umumnya, hanya saja ini lebih dipersingkat. Dari mulai pengambilan sampel lalu dipanaskan sampai dibaca hasilnya hanya membutuhkan waktu 1 jam. Untuk penelusuran tracing, kontak erat, alat ini akan lebih cepat," paparnya.

"Alat ini sehari bisa dipakai sampai 10 jam dengan pengambilan 10 sampel. Alat ini juga mempunyai keakuratan 98 persen. Sedangkan untuk Mobil Combat di dalamnya ada 4 mesin. Satu putaran bisa 32 orang. Berarti jika 10 jam, bisa 320 orang. Ini bisa kita gunakan untuk swab masif," pungkasnya.