KORSUM.NET
--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peraturan mutasi atlet bagi pengurus Koni dan pengurus cabor anggota Koni Kabupaten Sumedang. Saat ini ada sekitar 38 cabang olahraga yang tercatat di Koni. Hal tersebut disampaikan oleh Ermawan, SH. MH. Kamis (26/11/2020).

Ermawan mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dan kerjasama tersebut. Pasalnya bahwa dalam membina olah raga sekarang tidak bisa semena- mena lagi, karena sudah ada undang-undang yang mengaturnya yakni  Undang- undang No. 3 tahun 2005 tentang Sistim Olahraga Nasional. 

"Membina olahraga sekarang tidak bisa semena-mena lagi tapi harus punya target dan tujuan yang mendukung program pemerintah. Disamping cabor harus melakukan koordinasi yang dijembatani oleh Koni. Jangan diam- diam melakukan penyelewengan atau melakukan perpindahan tanpa sepengetahuan koni. " Jelas Ermawan

Sementara Ketua Koni H. Ali Bajri, dalam kesempatan itu menyampaikan, kesepakatan tersebut mendapat sambutan baik dari Koni Jawa Barat, karena Koni Sumedang terus berkelanjutan  dalam penanganan masalah hukum  bidang perdata dan tata usaha negara. Dan tujuannya untuk mengamankan dan mengawasi perpindahan atlet, harus sesuai dengan prosedur dan undang- undang yang berlaku. 

"Alhamdulillah Koni Jabar menyambut baik tentang kesepakatan yang ke tiga kalinya ini dan yang melaksanakan kerja sama ini ada 12 koni se Jawa Barat. Dan saya bangga atlet Sumedang begitu besar rasa cinta kedaerahannya , meski saat ini ada sekitar 20 atlit yang minta pindah. Dan dengan adanya hal ini , jadi , atlit tidak bisa sembarangan pindah atau ujug- ujug  terdaftar di kabupaten lain.  Saya ingatkan juga  bagi cabor- cabor  yamg habis masa jabatannya, segera mengurukan  kembali menjelang musorkab koni nanti. " Pungkas H. Ali Badjri