KORSUM.NET-
-Setelah diterima di Gedung Negara oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir beserta Sekretaris Daerah Herman Suryatman, Jumat (4/12), rombongan Anggota Komisi X DPR RI melanjutkan kunjungan kerjanya ke lapangan untuk meninjau perkembangan beberapa proyek pembangunan di kawasan wisata Jatigede.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah areal Take Off Paralayang dan Forest Walk di Pasir Cinta Cisema, Desa Paku Alam, Kecamatan Darmaraja. 

Dalam peninjauan tersebut, salah seorang Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Rian Firmansyah, berkesempatan menjajal olahraga ekstrim tersebut dengan terbang tandem bersama atlet senior Aris Pribaya.

Menurut Kadisparbudpora Hari Tri Santosa, pembangunan sarana dan prasarana take off serta forest walk tersebut dianggarkan Rp. 4,1 miliar lebih dan ditargetkan selesai pada 11 Desember 2020.

Selain fasilitas parkir untuk roda dua dan roda empat, akan turut pula dibangun glamping, loading dock, kolam, amphiteater, dan menara pandang (view tower).

Meski cuaca mendung dan tidak banyak angin berembus, akhirnya keduanya bisa mendarat dengan selamat di tempat landing di bibir pantai Jatigede, tidak jauh dari pusat kuliner Buricak Burinong yang masih dalam tahap pengerjaan dimana anggota rombongan yang lain beristirahat sambil menikmati minuman kelapa muda dan hidangan setempat seperti ubi rebus, singkong rebus, kacang tanah dan penganan khas lainnya.

Dari Cisema, rombongan pun melanjutkan perjalanan melalui eks jalan proyek ke As Dam Jatigede dan berakhir di wisata Panenjoan, Desa Jemah, Kecamatan Jatigede yang rencananya akan dibangun bangunan ikonik menara Kujang Kembar dan Mesjid Al-Kamil.

Bupati dalam pemaparannya di hadapan rombongan Anggota DPR RI mengatakan, wilayah Jalan Lingkar Timur Jatigede diproyeksikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kabupaten Sumedang dengan luas totalnya 610 hektar.

"Lahannya 355 hektar lebih adalah tanah milik, 88 hektar lebih tanah negara, 92 hektar lebih tanah desa, dan 73 hektar lebih milik Perhutani," ucapnya.

Selain menara dan mesjid, ke depannya akan ada fasilitas lain seperti museum terapung, sarana olah raga air, outbond park, agrotourisme, dan balon udara.

"Saya minta doanya mudah-mudahan tahun depan sudah beres dan anggaran (yang turun) utuh Rp 50 miliar. Anggarannya sudah ada di Provinsi cuma nilainya saja. Kalau setengahnya berarti pembangunannya menjadi dua tahap," ujar Bupati Dony.

Ia berharap tahun depan para Anggota DPR RI tersebut bisa datang kembali untuk menghadiri peresmiannya.

"Terima kasih sudah hadir semuanya (ke sini). Semoga menjadi motivasi bagi kami untuk mewujudkan Sumedang sebagai World Class Destination. Tentunya di dalamnya ada kontribusi dari Komisi X," ucapnya

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan, kunjungan rombongannya ke Sumedang mendapatkan banyak kejutan-kejutan indah yang mengesankan. 

"Insyaalloh kita tahun depan datang ke sini sudah ada perkembangan. Doakan kita juga diberi kemudahan untuk ikut memperjuangkan, mendorong berkontribusi dalam berbagai cara," ucapnya.