KORSUM.NET
-Pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Sumedang menurut jadwal akan diselenggarakan besok Rabu, 16 Desember 2020. 

Pilkades yang dilaksanakan di 88 desa dan 26 kecamatan Se-kabupaten Sumedang ini akan dilaksanakan di tengah-tengah pandemic covid-19 yang makin hari semakin meningkat.

Bertambahnya masyarakat yang terinveksi covid-19 ini menjadi kekhawatiran berbagai kalangan termasuk dari Gerakan Pemuda Sehat.

Sekretaris Gerakan Pemuda Sehat Kabupaten Sumedang Nadya Nur Pratiwi menyebutkan bahwa pelaksanaan demokrasi pilkades yang akan digelar besok hendaknya tidak menjadi sumber klaster baru, yakni klaster pilkades.

“Kita tidak menginginkan pilkades menjadi klaster baru penyebaran covid-19. Walaupun himbauan sangat gencar, ketika proses Pilkada serentak beberpa hari yang lalu juga ternyata di beberapa kabupaten menghasilkan klister baru, yakni klister pilkada”. Ujar Nadya.

Nadya yang juga aktivis di KSR PMI Sumedang ini menambahkan “Kesadaran semua pihak untuk melakukan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) serta pengetatan protocol kesehatan menjadi sebuah keharusan untuk menjaga masyarakat dari terpaparnya Covid-19”. Imbuhnya.

Manun, Nadya juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah melakukan kebijakan memperbanyak jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk meminimalisir terjadinya penumpukkan dan kerumunan massa.