KORSUM.NET - Berbagai program inovatif diluncurkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sumedang dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumedang antara lain program Cegah Stunting dengan Gerakan Pembaharuan Kualitas Keluarga melalui Remaja (Ceting Gebrakk Meja), Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas) melalui AKJJ, dan Kampung KB /Tematik.

Penyampaian program tersebut terangkum dalam peresmian program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Susi Gantini di Aula Tampomas Setda Kabupaten Sumedang, Rabu (3/3/2021).

Dalam acara tersebut, turut pula diluncurkan kegiatan Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) yang dimulai tanggal 1 April 2021 sampai dengan 31 Mei 2021 dengan sarana berbasis smartphone.

Turut hadir Kabid Advokasi, Penggerakkan, dan Informasi (Adpin) BKKBN Perwakilan Jawa Barat Herman SH. MH, para Kepala Perangkat Daerah, jajaran Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Sumedang, unsur Forum Tenaga Penggerak Desa dan Kelurahan, dan seluruh peserta Rakerda Bangga Kencana.

Kepala DPPKB Kabupaten Sumedang Ani Gestaviani memaparkan, salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sumedang adalah penanggulangan kemiskinan dan pembangunan sebagai modal ketahanan daerah.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membangun komitmen seluruh stakeholder program Bangga Kencana terkait dengan pencapaian RKPD Kabupaten Sumedang Tahun 2021," ujarnya.

Dikatakan, dengan digelarnya Rakerda diharapkan seluruh stakeholder dapat menginformasikan kebijakan dan strategi pencapaian program Bangga Kencana.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Herman mengatakan, Kabupaten Sumedang sudah mampu mengatasi 3 isu strategis yakni pertama kepesertaan KB di atas 70% di wilayah binaan masing-masing, kedua pengelolaan Kampung KB dan ketiga anggaran Dana Desa.

"Di Kabupaten Sumedang semuanya sudah berjalan baik. Untuk itu, mari kita pertahankan dan terus tingkatkan," tegasnya.

Disebutkan Herman, Kabupaten Sumedang juga merupakan Kabupaten terbaik dalam penanganan stunting di Jawa Barat

"Mudah mudahan tahun ini Kabupatem Sumedang bisa menjadi Kabupaten terbaik kembali di tingkat provinsi bahkan nasional," ujarnya

Sementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir mengapresiasi  segenap jajaran DPPKB, tenaga penggerak desa/kelurahan dan unsur swasta yang telah memberikan kontribusi besar dalam upaya meningkatkan pelayanan program Bangga Kencana kepada seluruh penduduk dan keluarga di Kabupaten Sumedang.

Disebutkan Bupati, Kabupaten Sumedang dihadapkan pada situasi angka prevalensi stunting 24,43%. Untuk itu, pada Tahun 2024 penurunan stunting di Kabupaten Sumedang ditargetkan menjadi 14,02% yang disesuaikan dengan target nasional.

"Hal ini merupakan tantangan yang sangat besar bagi kita semua karena perlu dukungan seluruh lintas sektor untuk mencapai target tersebut," jelasnya.

Bupati menambahkan, momentum Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) menjadi salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dalam rangka menyediakan satu data keluarga untuk Sumedang.

"Pendataan keluarga ini tentunya menjadi basis data yang dapat dimanfaatkan secara luas bagi sektor-sektor lain seperti ekonomi, politik, sosial, pendidikan, kesehatan dan lain-lain," katanya.

Oleh karena itu, dia berharap seluruh keluarga di Sumedang tidak ada yang terlewat dalam program Pendataan Keluarga 2021.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Sumedang agar dapat menerima kehadiran petugas pendata yang datang ke rumah dengan perlakuan yang baik dan memberikan data secara jelas dan akurat," tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen para pengambil kebijakan di tingkat Kabupaten,  dilaksanakan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPPKB dengan Dinas Kesehatan, Fakultas Psikologi Unpad, STIA UNSAP 11 April, STIE UNSAP 11 April, STIKES UNSAP 11 April dan Studio Radio Jusyan.

MoU tersebut sebagai bukti responsif atas Surat Edaran Bupati No. 003/7465/DPPKB tentang Pelaksanaan Kegiatan Akademi Jabar Juara Tahun 2021 mengenai Angka Stunting di Kabupaten Sumedang.