KORSUM.NET
- Kepala Kantor Urusan Agama ( KAU) Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang, Lili Sumantri mengatakan, di masa pandemi Covid-19 berpengaruh dengan angka pernikahan warga di Kecamatan Situraja. Penurunannya disebut sekitar 10 persen antara kurun waktu 2019 - 2021 ini.

Dalam kondisi normal biasanya mencapai 480 sekarang hanya 434 orang yang nikah jadi terjadi penurunan sekitar 10 persen.

"Adapun faktor penururunan angka perkawinan dimasa Pandemi covid- 19 ini Kemunginan karena masyarakat banyak yang menunda sampai pendemi selesai dan perterimbangan tamu undangan dan hiburan yang dibatasi." Jelasnya Senin, (15/3/2021) di tempat aktivitasnya.

Dikatakan Lili Sumantri, pernikahan di masa pandemi ada aturan yang harus dijalankan. Sesuai aturan dari pusat, bahwa dalam proses akad tidak boleh ada kerumunan.

Saat akad nikah, di dalam ruangan dibatasi dan hanya diperbolehkan ada enam sampai delapan orang, terdiri dari wali nikah, saksi nikah, pengantin, dan penghulunya.

"Itu aturan saat prosesi akad nikah. Boleh hanya ada 6 hingga 8 orang. Dan itu harus ditaati," Ungkapnya.

Ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dan kesadaran masyarakat untuk nikah secara formal semakin meningkat.

"Mudah-mudah pandemi segera berakhir dan saya berharap kesadaran masyarakat untuk nikah secara formal semakin meningkat bukan nikah sirri supaya legalitasnya sah dan diakui oleh pemerintah," Pungkasnya